Nippon Indosari Corpindo Jual Seluruh Sahamnya Kepada Monde Nissin Corporation

Penjualan saham tersebut bertujuan untuk memfokuskan bisnis Nippon Indosari Corpindo kepada pengembangan usaha di dalam negeri dan dana yang diperoleh dari aksi ini akan digunakan untuk menunjang kegiatan usaha perseroan.

PT Nippon Indosari Corpindo Tbk (ROTI) berencana menjual seluruh sahamnya atau sejumlah 55 persen di anak usahanya, yakni Sarimonde Food Corporation (SMFC) kepada Monde Nissin Corporation (MNC). Dilansir dari keterbukaan informasi BEI, manajemen perseroan mengatakan, Nippon Indosari Corpindo pada 7 September 2020 telah menandatangani perjanjian jual beli saham atas sahamnya di entitas anak, yakni SMFC kepada MNC. Nilai penjualan saham ini sebesar ₱ 256,15 Juta atau setara dengan Rp78,67 Miliar.

“Perseroan telah sepakat untuk menjual dan mengalihkan seluruh sahamnya kepada MNC yang telah sepakat untuk membeli dan menerima pengalihan dari perseroan atas seluruh 55 persen saham yang dimiliki perseroan di SMFC,” tulis manajemen perseroan dalam keterbukaan informasi di Jakarta, Kamis (10/9).

Penjualan saham tersebut bertujuan untuk memfokuskan bisnis Nippon Indosari Corpindo kepada pengembangan usaha di dalam negeri dan dana yang diperoleh dari aksi ini akan digunakan untuk menunjang kegiatan usaha perseroan.

“Divestasi saham pada entitas anak usaha ini akan membuat perseroan lebih fokus kepada pengembangan potensi di dalam negeri. Perseroan juga tidak memiliki hubungan afiliasi dengan MNC dalam melakukan transaksi ini,” ujar manajemen perseroan.

Sebagai informasi, emiten yang bergerak di bidang usaha utama produksi roti ini tengah membangun pabrik barunya yang berlokasi di Banjarmasin, Kalimantan Selatan dan Pekanbaru, Riau. Proyek ini membuat perseroan menyerap belanja modal (capital expenditure/capex) sebesar Rp182 Miliar hingga semester I-2020.

Sebagaimana diketahui, tahun ini, perseroan telah menyiapkan belanja modal sebesar Rp400 Miliar. Dengan adanya ekspansi bisnis tersebut, maka capex yang sudah diserap oleh perseroan di semester I-2020 sebanyak 45 persen. Head Investor and Public Relations Nippon Indosari Corpindo, Hadi Susilo sebelumnya menjelaskan, progres pembangunan pabrik barunya sudah mencapai 45% dari target akhirnya, penyelesaiannya 100 persen di bulan November-Desember 2020.

Kemudian, dua pabrik baru tersebut nantinya akan turut mendorong pertumbuhan perseroan di kemudian hari dan rencananya pabrik baru di Banjarmasin, tidak hanya untuk mensuplai kebutuhan di Kalimantan Selatan, namun dapat menggarap potensi pasar baru hingga Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat dan Pontianak. Sedangkan, pabrik yang berlokasi di Pekanbaru akan mengincar pangsa pasar baru di Jambi sampai dengan Sumatera Barat. Meski sudah memiliki pabrik di Medan, dan Palembang, keberadaan pabrik baru di Pekanbaru akan melengkapi eksistensi perseroan di Sumatera.

 

SLTL

 

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Translate »
Scroll to Top