Pegadaian Tetapkan Invoice Financing Sebagai Daftar Barang Agunan

“Melalui program tersebut, peserta akan mendapatkan beberapa keuntungan, misalkan saja, pelaku UMKM dapat memanfaatkan fasilitas pembiayaan dengan menjaminkan invoice financing dengan proses yang mudah melalui kanal digital”.

Daftar barang agunan di PT Pegadaian (Persero) bertambah. Perusahaan tersebut akan menerima invoice financing sebagai jaminan pembiayaan. Manajemen Pegadaian belum menjelaskan secara detail mekanisme dan persyaratan pembiaayan invoice financing tersebut.  Direktur Jaringan dan Operasi PT Pegadaian, Damar Latri Setiawan mengatakan, untuk program tersebut targetnya yang pasti ialah para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Menurutnya, adapun sampai saat ini tercatat sebanyak 8.259 UMKM telah tergabung kedalam program Pasar Digital (PaDi) UMKM.

“Pegadaian berharap sektor UMKM dapat tumbuh meski di tengah pandemi. Program PaDi bertujuan membangkitkan perputaran ekonomi. Terlebih, Pegadaian telah ditunjuk untuk mempercepat perputaran ekonomi lokal melalui pembiayaan bagi UMKM maupun UMKM binaan,” katanya kepada wartawan, Senin (24/8) di Jakarta.

Latri menuturkan, melalui program tersebut, peserta akan mendapatkan beberapa keuntungan, misalkan saja, pelaku UMKM dapat memanfaatkan fasilitas pembiayaan dengan menjaminkan invoice financing dengan proses yang mudah melalui kanal digital.

“Melalui program PaDi, Pegadaian ingin omzet tahun ini meningkat ketimbang tahun sebelumnya. Mereka membidik omzet sebesar Rp157,48 Triliun,” pungkasnya.

 

SLTL

 

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Translate »
Scroll to Top