Waskita Toll Road Raih Dana Rp550 Miliar dari Divestasi 

“Divestasi ini dilaksanakan untuk menunjang kegiatan operasional Waskita Toll Road, sehingga dapat memaksimalkan kinerja usaha dan memberikan nilai tambah bagi perseroan dan pemegang saham”.

PT Waskita Karya Tbk (WSKT), melalui PT Waskita Toll Road, mendivestasi 30 persen sahamnya di PT Kresna Kusuma Dyandra Marga (KKDM), yaitu sebuah perusahaan yang bergerak di bidang pemegang konsensi jalan tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu atau Becakayu. Adapun nilai transaksinya sebesar Rp550 Miliar.

Dilansir dari keterbukaan informasi BEI, saham tol Becakayu ini dilepas kepada investor Reksa Dana Berbentuk Kontrak Investasi Kolektif Penyertaan Terbatas (RDPT). PT Danareksa Investment Management bertindak sebagai manajer investasi RDPT. Sementara itu, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) bertindak sebagai bank kustodian sebagaimana tercantum dalam Kontrak Investasi Kolektif (KIK) Penyertaan Terbatas RPDT Ekuitas Danareksa Toll Road-01.

“Divestasi ini dilaksanakan untuk menunjang kegiatan operasional Waskita Toll Road, sehingga dapat memaksimalkan kinerja usaha dan memberikan nilai tambah bagi perseroan dan pemegang saham,” jelas manajemen dalam keterangan resmi, Kamis (3/9).

Sebagai informasi, sebelum divestasi, Waskita Toll Road menguasai 99,70 persen saham KKDM. Sementara Tol jalan tol Becakayu memiliki panjang 16 kilometer (km) yang terdiri atas dua seksi. Saat ini bagian jalan tol tersebut yang sudah beroperasi adalah Paket 1B dan 1C, yakni Cipinang-Jaka Sempurna sejauh 8,5 km, sedangkan paket 2A yakni Jaka sampurna-Kayuringin ditargetkan beroperasi pada Desember 2020.

Adapun salah satu strategi divestasi jalan tol Waskita adalah mencari investor strategis. Perseroan mengejar target pelepasan lima hingga tujuh ruas jalan tol pada semester II-2020. Manajemen memperkirakan divestasi jalan tol dapat membantu perseroan mengurangi beban utang hingga Rp20 Triliun.

Baru-baru ini, Direktur Keuangan Waskita, Karya Taufik Hendra Kusuma mengatakan, 5-7 tujuh ruas jalan tol yang akan dilepas itu sudah memiliki calon investor. Menurutnya, para calon investor tersebut sedang melakukan proses due diligence.

“Adapun, Waskita Toll Road tercatat memiliki investasi pada 16 ruas jalan tol. Sebanyak 10 ruas telah beroperasi secara penuh maupun parsial, sementara 5 ruas dalam proses pembangunan. Perseroan fokus menyelesaikan seluruh ruas tol investasi agar ruas-ruas ini dapat segera masuk ke pipeline divestasi. Kebanyakan calon investor lebih tertarik pada ruas yang telah beroperasi karena tidak ada risiko pembebasan lahan atau risiko konstruksi,” ungkap Taufik.

 

SLTL

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Translate »
Scroll to Top